Kinerja Kepala Dinkes Kota Serang Dipertanyakan, Budi Rustandi: Malas-malasan dan Tak Memiliki Konsep

Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi

SERANG.RUJUKANNEWS.COM, SERANG – Pelayanan kesehatan di Kota Serang dinilai belum maksimal oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Budi Rustandi.

Menurutnya, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Muhammad Ikbal tak memiliki konsep pembangunan di bidang kesehatan.

Bahkan, kata dia, Kepala Dinkes terlalu mengandalkan APBD Kota Serang yang terlalu kecil, dan menjadikannya sebagai program seremonial.

“Kita ini kekurangan anggaran. Profesional kinerja Kepala Dinkes tidak bisa bekerja dengan baik. Terlalu mengandalkan APBD. Dia itu, tak dapat menyambut baik program dari Pemerintah Pusat, dan menganggap APBD sebagai program seremonial,” ungkap Budi Rustandi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019).

Budi juga menegaskan, Kepala Dinkes Kota Serang telah menyia-nyiakan anggaran dari Pemerintah Pusat, yang seharusnya mendapatkan sebesar Rp 45 miliar.

“Jangan kebanyakan infonya, belum pasti bener sebesar Rp 45 Miliar. Minta bantuan ke pusat, seharusnya tidak terlambat kalau dia lincah. Rumah sakit kita saja lihat sendiri, tidak jauh dari Puskesmas. Pelayanannya sangat parah,” jelasnya.

Budi juga menguraikan, sebenarnya pada tahun 2019 terdapat program Kementerian Kesehatan yaitu, peremajaan alat dari Kementerian Kesehatan.

“Tapi, Kadinkesnya malah malas-malasan. Tidak merampungkan menjadi sesuatu program kesehatan, dan memanggil seluruh Kepala Puskesmas untuk diajukan ke Walikota Serang dan dilanjutkan ke Pemerintah Pusat. Semua itu, tak ada gerakan sama sekali,” tegasnya.

Sebab itu, Budi Rustandi meminta, kepada Walikota Serang, Syafrudin untuk mengevaluasi Kepala Dinkes Kota Serang, karena tidak proaktif.

“Ini harus dievaluasi oleh Walikota Serang. Makanya, kalau angkat Kepala OPD tanyakan konsepnya, jangan karena tak enak. Lihat saja nanti, ketika rapat kerja bersama akan kita tanyakan program untuk genjot PAD, apakah Kadinkes memilikinya,” tandasnya.

(oman)